Rabu, 25 Maret 2015

BKPM: Investasi Jepang Terlalu Terpusat di Jawa

VIVA.co.id - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong investor Jepang untuk berinvestasi ke luar Jawa. Sebab, saat ini, hampir 100 persen investasi dari negara itu di Indonesia terfokus di pulau Jawa. 

Kepala BKPM, Franky Sibarani, Selasa 24 Maret 2015, menegaskan bahwa hal tersebut dalam acara Indonesia Business Forum yang dilaksanakan hari ini di Tokyo, Jepang.

Dia menyampaikan, kebijakan pemerintah dalam mendorong industi hilir dan bernilai tambah akan lebih terfokus di luar Jawa. Selain itu, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Indonesia tidak akan lagi mengekspor bahan mentah. 

Sehingga, investasi yang masuk akan diarahkan ke industri pengolahan. "Hal tersebut potensial dikembangkan di luar Jawa, karena bahan baku banyak terdapat di luar Jawa,” kata dia dalam keterangan yang diterima VIVA.co.id.

Data BKPM menunjukkan bahwa 96 persen dari total realisasi investasi Jepang untuk periode tahun 2010-2014 sebesar US$12,01 miliar ada di Jawa. 

Menurut Franky, hingga 2019, pemerintah akan membangun 15 kawasan industri baru, di mana 13 di antaranya ada di luar Jawa. Banyak potensi bisnis yang bisa dimanfaatkan oleh para investor Jepang di 13 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) itu, salah satunya industri pengolahan berbasis sumber daya alam.

Sebagai contoh, KEK Sei Mangkei di Sumatera Utara bisa dikembangkan sebagai pusat industri kelapa sawit, karet, pupuk, logistik, serta kawasan pariwisata. Kemudian, KEK Bitung di Sulawesi Utara, dapat dikembangkan untuk industri perikanan, kelapa, tanaman obat, dan logistik.

Khusus wilayah Papua, pemerintah juga akan mendorong pengembangan empat KEK beserta infrastruktur pendukungnya sesuai dengan perngembangan daerah masing-masing. KEK Merauke, misalnya akan dikembangkan untuk sektor pertanian terintegrasi industri pengolahannya. 

Sumber: http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/605332-bkpm--investasi-jepang-terlalu-terpusat-di-jawa

Analisis
BKPM mendorong investor Jepang untuk berinvestasi ke luar Jawa. Sebab, saat ini, hampir 100 persen investasi dari negara itu di Indonesia terfokus di pulau Jawa. Kepala BKPM, Franky Sibarani, Selasa 24 Maret 2015, menegaskan bahwa hal tersebut dalam acara Indonesia Business Forum yang dilaksanakan hari ini di Tokyo, Jepang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar