Sumber Permodalan
Modal koperasi berasal dari dua sumber, yaitu modal
sendiri dan modal luar (modal asing). Modal sendiri adalah modal yang berasal dari koperasi itu sendiri atau
modal yang menanggung resiko. Adapun modal sendiri meliputi :
1.
Simpanan pokok
2.
Simpanan wajib
3.
Dana Cadangan
4.
Hibah
Modal asing adalah modal yang berasal dari luar
perusahaan yang sifatnya sementara ada di dalam perusahaan koperasi, dan bagi
perusahaan koperasi modal tersebut merupakan utang, yang pada saatnya harus
dibayar kembali atau biasanya didapatkan dari proses pinjaman dari bank dan
lembaga keuangan lainnya.
Fungsi Akuntansi
Koperasi
Akuntansi Koperasi
berfungsi untuk adalah menyajikan informasi (laporan) keuangan. Informasi
keuangan yang dihasilkan oleh pembukuan/akuntansi koperasi mempunyai peranan
yang penting bagi tim manajemen koperasi, pengawas, bahkan anggota, serta
pihak-pihak lain yang berkepentingan, karena berdasar dari informasi keuangan
itu dapat diketahui prestasi, kinerja keuangan, atau hasil usaha koperasi
selama jangka waktu tertentu.
Akuntansi Koperasi
memperinci lebih dalam mengenai beberapa hal, diantaranya:
- Menghitung Sisa Hasil Usaha
- Mengamankan dan mengawasi semua harta kekayaan koperasi dari segala macam bentuk kecurangan dan penyelewengan;
- Membantu menentukan hak setiap pihak yang berkepentingan dengan koperasi;
- Memberikan informasi untuk pengambilan keputusan.
Siklus
Pencatatan Akuntansi Koperasi
Analisis Laporan
Keuangan
Dalam teknik pembukuan/akuntansi
meliputi beberapa fase, antara lain:
- Pencatatan transaksi-transaksi setiap hari dilakukan dalam buku harian, seperti buku harian penjualan, buku harian pembelian, buku harian piutang dan lain-lain.
- Catatan ini kemudian dimasukkan kedalam Buku Besar setelah diklarifikasikan mana yang masuk Debet dan mana yang masuk Kredit.
- Pada akhir tahun buku dibuatkan suatu ikhtisar berupa daftar Rugi/Laba, Neraca dandaftar lainnya
- Analisis Laporan keuangan berada pada fase berikutnya yang fungsinya untuk mengetahui tentangt kondisi keuangan koperasi.
KESIMPULAN
Permodalan berpengaruh positif terhadap keberhasilan
koperasi. Bukti empiris menunjukkan koefisien regresi permodalan terhadap
keberhasilan koperasi adalah signifikan secara statistik. Artinya bahwa semakin
besar modal dan pengelolaan kredit yang baik pada koperasi maka akan tercapai
keberhasilan koperasi. Bukti empiris ini konsisten dengan hasil penelitian yang
menyebutkan bahwa permodalan berpengaruh terhadap keberhasilan koperasi.
