Senin, 23 Desember 2013

Keuangan Dan Permodalan Koperasi


 Sumber Permodalan
Modal koperasi berasal dari dua sumber, yaitu modal sendiri dan modal luar (modal asing). Modal sendiri adalah modal yang berasal dari koperasi itu sendiri atau modal yang menanggung resiko. Adapun modal sendiri meliputi :
1.   Simpanan pokok
2.   Simpanan wajib
3.   Dana Cadangan
4.   Hibah
Modal asing adalah modal yang berasal dari luar perusahaan yang sifatnya sementara ada di dalam perusahaan koperasi, dan bagi perusahaan koperasi modal tersebut merupakan utang, yang pada saatnya harus dibayar kembali atau biasanya didapatkan dari proses pinjaman dari bank dan lembaga keuangan lainnya.

Fungsi Akuntansi Koperasi
            Akuntansi Koperasi berfungsi untuk adalah menyajikan informasi (laporan) keuangan. Informasi keuangan yang dihasilkan oleh pembukuan/akuntansi koperasi mempunyai peranan yang penting bagi tim manajemen koperasi, pengawas, bahkan anggota, serta pihak-pihak lain yang berkepentingan, karena berdasar dari informasi keuangan itu dapat diketahui prestasi, kinerja keuangan, atau hasil usaha koperasi selama jangka waktu tertentu. 
            Akuntansi Koperasi memperinci lebih dalam mengenai beberapa hal, diantaranya:
  1. Menghitung Sisa Hasil Usaha
  2. Mengamankan dan mengawasi semua harta kekayaan koperasi dari segala   macam bentuk kecurangan dan penyelewengan;
  3. Membantu menentukan hak setiap pihak yang berkepentingan dengan koperasi;
  4. Memberikan informasi untuk pengambilan keputusan.


Siklus Pencatatan Akuntansi Koperasi



Analisis Laporan Keuangan
            Dalam teknik pembukuan/akuntansi meliputi beberapa fase, antara lain:
  1. Pencatatan transaksi-transaksi setiap hari dilakukan dalam buku harian, seperti buku harian penjualan, buku harian pembelian, buku harian piutang dan lain-lain.
  2. Catatan ini kemudian dimasukkan kedalam Buku Besar setelah diklarifikasikan mana yang masuk Debet dan mana yang masuk Kredit.
  3. Pada akhir tahun buku dibuatkan suatu ikhtisar berupa daftar Rugi/Laba, Neraca dandaftar lainnya
  4. Analisis Laporan keuangan berada pada fase berikutnya yang fungsinya untuk mengetahui tentangt kondisi keuangan koperasi.


KESIMPULAN
            Permodalan berpengaruh positif terhadap keberhasilan koperasi. Bukti empiris menunjukkan koefisien regresi permodalan terhadap keberhasilan koperasi adalah signifikan secara statistik. Artinya bahwa semakin besar modal dan pengelolaan kredit yang baik pada koperasi maka akan tercapai keberhasilan koperasi. Bukti empiris ini konsisten dengan hasil penelitian yang menyebutkan bahwa permodalan berpengaruh terhadap keberhasilan koperasi.