Rabu, 25 Maret 2015

ADB : Indonesia Siap Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Bank Pembangunan Asia (ADB) memproyeksikan, ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,5 persen pada tahun ini. Angka ini, lebih rendah dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 sebesar 5,7 persen. 

Deputy Country Director ADB Indonesia, Edimon Ginting, di Jakarta, Selasa 24 Maret 2015 mengungkapkan, pemangkasan anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi tersebut. 

"Hal ini sangat memperbaiki kondisi fiskal yang menyebabkan terjadi sumber daya yang besar untuk dialokasikan ke hal-hal yang produktif, termasuk infrastruktur fisik dan sosial," kata dia.

Edimon menambahkan dengan penghematan tersebut, defisit anggaran juga bisa ditekan menjadi 1,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sehingga pembiayaan APBN dapat lebih efisien. 

Menurutnya, ada sejumlah risiko yang harus dihadapi Indonesia. Seperti pelemahan pertumbuhan negara mitra dagang dan kenaikan suku bunga Amerika Serikat. Namun, pemerintah Indonesia dinilai siap mengantisipasi dampak dari gejolak perekonomin global yang diperkirakan akan terus terjadi sepanjang tahun.

"Pemerintah telah memiliki berbagai persiapan," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ADB juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan sebesar enam persen. Stabilitas ekonomi dunia yang lebih terjaga membuat ekonomi negara berkembang dapat tumbuh tinggi pada 2016. 

Sumber: http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/605243-adb---indonesia-siap-hadapi-gejolak-ekonomi-global

Analisis

Ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,5 persen pada tahun ini. Angka ini, lebih rendah dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 sebesar 5,7 persen. Deputy Country Director ADB Indonesia, Edimon Ginting, di Jakarta, Selasa 24 Maret 2015 mengungkapkan, pemangkasan anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi tersebut. 

BKPM: Investasi Jepang Terlalu Terpusat di Jawa

VIVA.co.id - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong investor Jepang untuk berinvestasi ke luar Jawa. Sebab, saat ini, hampir 100 persen investasi dari negara itu di Indonesia terfokus di pulau Jawa. 

Kepala BKPM, Franky Sibarani, Selasa 24 Maret 2015, menegaskan bahwa hal tersebut dalam acara Indonesia Business Forum yang dilaksanakan hari ini di Tokyo, Jepang.

Dia menyampaikan, kebijakan pemerintah dalam mendorong industi hilir dan bernilai tambah akan lebih terfokus di luar Jawa. Selain itu, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Indonesia tidak akan lagi mengekspor bahan mentah. 

Sehingga, investasi yang masuk akan diarahkan ke industri pengolahan. "Hal tersebut potensial dikembangkan di luar Jawa, karena bahan baku banyak terdapat di luar Jawa,” kata dia dalam keterangan yang diterima VIVA.co.id.

Data BKPM menunjukkan bahwa 96 persen dari total realisasi investasi Jepang untuk periode tahun 2010-2014 sebesar US$12,01 miliar ada di Jawa. 

Menurut Franky, hingga 2019, pemerintah akan membangun 15 kawasan industri baru, di mana 13 di antaranya ada di luar Jawa. Banyak potensi bisnis yang bisa dimanfaatkan oleh para investor Jepang di 13 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) itu, salah satunya industri pengolahan berbasis sumber daya alam.

Sebagai contoh, KEK Sei Mangkei di Sumatera Utara bisa dikembangkan sebagai pusat industri kelapa sawit, karet, pupuk, logistik, serta kawasan pariwisata. Kemudian, KEK Bitung di Sulawesi Utara, dapat dikembangkan untuk industri perikanan, kelapa, tanaman obat, dan logistik.

Khusus wilayah Papua, pemerintah juga akan mendorong pengembangan empat KEK beserta infrastruktur pendukungnya sesuai dengan perngembangan daerah masing-masing. KEK Merauke, misalnya akan dikembangkan untuk sektor pertanian terintegrasi industri pengolahannya. 

Sumber: http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/605332-bkpm--investasi-jepang-terlalu-terpusat-di-jawa

Analisis
BKPM mendorong investor Jepang untuk berinvestasi ke luar Jawa. Sebab, saat ini, hampir 100 persen investasi dari negara itu di Indonesia terfokus di pulau Jawa. Kepala BKPM, Franky Sibarani, Selasa 24 Maret 2015, menegaskan bahwa hal tersebut dalam acara Indonesia Business Forum yang dilaksanakan hari ini di Tokyo, Jepang.


Rupiah Melorot, Produsen Otomotif Jepang Ekspansi ke Indonesia

Merosotnya rupiah ke tingkatan terendah dalam 17 tahun terakhir mendorong produsen otomotif Jepang untuk lebih berfokus memproduksi sedan dan MPV (multi-purpose vehicle) yang murah dan diproduksi secara lokal, daripada berusaha meraih porsi lebih besar di pasaran mobil impor yang kala ini lesu.
Di bulan Februari, hanya 7.600 unit kendaraan yang diimpor. Menjadikan Februari bulan ke-11 berturut-turut di mana jumlah kendaraan yang diimpor ke Indonesia berada di bawah angka 10.000, menurut asosiasi otomotif Gaikindo. Jumlah tersebut hanyalah 10 persen dari keseluruhan jpenjualan kendaraan baru.
Kendaraan impor kehilangan daya tariknya seraya rupiah turun ke tingkatan terelmat sejak krisis finansial yang melanda Asia pada akhir dekade 1990an, dan di tengah-tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat.
Lesunya pasaran kendaraan impor mensinyalkan kepada perusahaan otomotif asing seperti Toyota, Nissan dan Mitsubishi untuk mempercepat rencana ekspansi mereka dan menjual model yang lebih murah di pasaran.
Perusahaan otomotif Jepang, yang menghadapi menyusutnya pertumbuhan di dalam negeri sendiri, memiliki berbagai rencana besar bagi Indonesia, yang telah melampui Thailand sebagai pasaran otomotif terbesar di Asia Tenggara.
Perusahaan-perusahaan dari Jepang memprediksi perekonomian Indonesia akan tumbuh dalam jangka panjang dan bersedia menanamkan investasi di saat penjualan menurun sementara.
Penjualan otomotif impor di Indonesia, yang turun dari puncaknya pada paruh pertama 2014 sebesar 100.000 unit, masih dua kali lipat lebih besar dibanding titik terendah saat krisis finansial global pada tahun 2008.
PT Honda Prospect Motor, distributor resmi Honda di Indonesia, memperkirakan penjualan menurun pada paruh pertama 2015 ini, tapi akan tetap memproduksi 14.000-15.000 unit per bulannya guna mengantisipasi kenaikan penjualan pada paruh kedua tahun ini, ujar direktur marketing-nya, Jonfis Fandy kepada Reuters.
Mitsubishi mempelopori dengan investasi $600 juta untuk membangun pabrik di Indonesia yang dirancang untuk dapat memproduksi 240.000 kendaraan per tahunnya. Selain untuk dijual di dalam Indonesia, Mitsubishi juga mengincar ekspor ke negara-negara tetangga seperti Filipina dan Vietnam - strategi yang telah sebelumnya diterapkan di Thailand.
"Rupiah sangat lemah," ujar CEO Mitsubishi Osamu Masuko kepada Reuters. "Jadi kami harus membangun komponen kami secara lokal di sini, sehingga kami juga berpeluang mengekspor ke negara-negara lain."
Sumber: http://www.voaindonesia.com/content/rupiah-melorot-produsen-otomotif-jepang-ekspansi-ke-indonesia/2692991.html
Analisis
Di bulan Februari, hanya 7.600 unit kendaraan yang diimpor. Menjadikan Februari bulan ke-11 berturut-turut di mana jumlah kendaraan yang diimpor ke Indonesia berada di bawah angka 10.000, menurut asosiasi otomotif Gaikindo. Jumlah tersebut hanyalah 10 persen dari keseluruhan jpenjualan kendaraan baru.

Kendaraan impor kehilangan daya tariknya seraya rupiah turun ke tingkatan terelmat sejak krisis finansial yang melanda Asia pada akhir dekade 1990an, dan di tengah-tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat.

Presiden Jokowi Optimis, Ekonomi Indonesia Membaik pada 2015

JAKARTA —
Presiden Joko Widodo pada Jumat (2/1) membuka dua  perdagangan pada awal 2015, yaitu perdagangan rakyat di Pasar Tanah Abang, Jakarta, dan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Membuka pasar sektor riil dan sektor keuangan secara bersamaan merupakan kali pertama dilakukan oleh seorang presiden di Indonesia.
Menandai awal tahun 2015, Presiden Jokowi menyampaikan keyakinannya perekonomian Indonesia di 2015 akan semakin baik. Presiden di Jakarta Jumat (2/1) menjelaskan, ruang fiskal Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2015 tersedia cukup besar hingga Rp 230 triliun dari pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM), sehingga diharapkan akan memberikan dorongan pertumbuhan ekonomi yang baik.
“Kerja apapun harus dilandasi dengan optimisme. Dan kita melihat, dengan ruang fiskal APBN yang saya lihat sangat baik ini akan memberikan dorongan pertumbuhan ekonomi di 2015,” tegas Presiden Jokowi.
Presiden meyakini, dorongan tersebut akan semakin positif dengan semakin besarnya alokasi untuk biaya pembangunan infrastruktur. Ia menyebutkan, pemerintah akan membangun jalur tranportasi kereta api rel ganda di luar Pulau Jawa dan pembangunan pelabuhan.
“Terutama ruang fiskal anggaran itu masuk ke kegiatan-kegiatan pembangunan infrastruktur,” kata Presiden.   
Pada Januari 2015 ini, pemerintah akan membuka program national one stop service. Ini merupakan program untuk memudahkan investor asing yang ingin membangun atau mengembangkan usahanya di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad menjelaskan, indeks harga saham gabungan Indonesia di 2014 adalah salah satu yang tertinggi di Asia.
“Bahwa pertumbuhan indeks harga saham gabungan telah mencapai 22,3%, salah satu yang tertinggi di Asia. Melampaui Thailand, Malaysia dan Singapura. Keberhasilan ini dapat terwujud karena dukungan penuh pemerintah, DPR, Bank Indonesia dan seluruh instansi terkait,” kata Muliaman.
Muliaman Hadad mengaku optimis, ada perkembangan yang lebih baik menyangkut perekonomian Indonesia pada tahun 2015.
”Adanya koordinasi dan sinergi yang baik antar pemerintah, Bank Indonesia dan seluruh instansi terkait, mampu menjaga confidence kita semua dan confidence pasar. Kami meyakini bekal dan pencapaian yang sudah kita capai pada 2014 akan menjadi bekal optimisme kita memasuki 2015,” kata Muliaman.
Guru besar Fakultas Ekonomi UGM Mundrajat kepada VOA berharap adanya kekuatan pondasi ekonomi Indonesia, khususnya kesiapan Indonesia dalam menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN di 2015 ini.
”Siap atau tidak siap harus siap. Kalau kita bicara masyarakat ekonomi ASEAN, itu kan ada 5 hal, produk, jasa, investasi, modal dan tenaga kerja yang terdidik. Kita bisa jadi pemain atau penonton? Karena kalau kita bicara penduduk, 40% ASEAN itu adalah Indonesia. Artinya market size nya sangat potensial. Dipertimbangkan oleh para investor itu adalah market size danmarket growth,” kata Mundrajat.  
Mundrajat berharap agar Pemerintahan Jokowi – JK lebih mengedepankan kepentingan nasional dalam menarik investor ke Indonesia.
Sementara itu Presiden Jokowi juga menekankan, harus ada korelasi yang kuat antara perputaran modal di pasar modal dengan geliat sektor riil.
Di hari perdagangan pertama 2015, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau. Perdagangan perdana pada 2015 dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Menutup perdagangan Jumat (2/1), IHSG berada di posisi 5.242,77, naik 15,82 poin atau 0,3%. Sementara Indeks LQ45 ditutup 903,13, menguat 4,55 poin atau 0,51%. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kala penutupan pasar Jumat (2/1) tercatat Rp 12.552 per Dollar Amerika.
Sumber: http://www.voaindonesia.com/content/jokowi-optimus-2015-ekonomi-indonesia-membaik-/2583416.html

Analisis

Awal tahun 2015, Presiden Jokowi menyampaikan keyakinannya perekonomian Indonesia di 2015 akan semakin baik. Presiden di Jakarta Jumat (2/1) menjelaskan, ruang fiskal Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2015 tersedia cukup besar hingga Rp 230 triliun dari pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM), sehingga diharapkan akan memberikan dorongan pertumbuhan ekonomi yang baik.

Tarif KRL Berubah Mulai April 2015

PT KAI Comuter Jabodetabek (KCJ) bakal mengubah penerapan tarif KRL. Dalam ketentuan baru, perhitungan tarif kereta api listrik akan berdasarkan jarak tempuh. Sebelumnya, perhitungan tarif KRL berdasarkan jumlah stasiun yang dilewati.

Direktur Utama ‎KCJ, M Fadhil mengungkapkan, KCJ mengubah tarif KRL untuk menyesuaikan dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2015 yang telah ditetapkan pada akhir tahun kemarin.

"Dalam mekanisme baru ini, penumpang dikenakan minimum kilometer perjalanan yang akan dikenakan pada perhitungan untuk 1-25 kilometer (km) pertama sebesar Rp 2.000 dan Rp 1.000 untuk tiap 1-10 km berikutnya, dan berlaku kelipatan," kata Fadhil di kantornya, Jakarta, Rabu (25/3/2015).

Dia menjelaskan‎, dengan adanya sistem tarif baru ini maka ada beberapa relasi perjalanan yang mengalami penurunan dan kenaikan tarif.

Seperti untuk relasi Bekasi-Jakarta Kota dari sebelumnya tarif KRL sebesar Rp 3.500 kini menjadi Rp 3.000 per perjalanan. Sedangkan untuk relasi Duri-Tangerang dari sebelumnya Rp 2.500 menjadi Rp 2.000 per perjalanan.

"Dengan penerapan tarif ini, kami menilai ini lebih fair, karena kalau yang dulu, setiap ada pembangunan stasiun baru, lalu tarif stasiun setelahnya jadi naik," tegas Fadhil.
Berikut daftar tarif baru dari relasi perjalanan KRL‎:
  1. Bogor-Jakarta Kota, tarif tetap Rp 5.000
  2. Tanah Abang-Sudimara, tarif tetap Rp 2.000
  3. Bogor-Tanah Abang, semula Rp 4.500 menjadi Rp 5.000
  4. Cilebut-Tanah Abang, semula Rp 4.500 menjadi Rp 5.000
  5. Duri-Tangerang, semula Rp 2.500 menjadi Rp 2.000
  6. Bekasi-Jakarta Kota, semula tarif Rp 3.500 menjadi Rp 3.000.
Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2196782/tarif-krl-berubah-mulai-april-2015-cek-di-sini-harganya

Analisis
Direktur Utama ‎KCJ, M Fadhil mengungkapkan, KCJ mengubah tarif KRL untuk menyesuaikan dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2015 yang telah ditetapkan pada akhir tahun kemarin. Penumpang dikenakan minimum kilometer perjalanan yang akan dikenakan pada perhitungan untuk 1-25 kilometer (km) pertama sebesar Rp 2.000 dan Rp 1.000 untuk tiap 1-10 km berikutnya, dan berlaku kelipatan



Tiap Tahun, Pemda Wajib Ciptakan Satu Inovasi Publik

Jakarta- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memiliki komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik terutama bagi para pekerja di birokrasi pemerintahan. Untuk itu, KemenPAN-RB mewajibkan bagi seluruh instansi pemerintahan untuk menciptakan inovasi baru dalam hal pelayanan publik.

‎"Kami mewajibkan setiap kementerian/lembaga, pemerintah daerah (pemda) maupun pemerintah provinsi (pemprov) wajib menciptakan satu inovasi pelayanan publik setiap tahunnya," kata Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB, Mirawati Sudjono di kantor KemenPAN-RB, Jakarta, Rabu (25/3/2015).

Atas dasar itu, KemenPAN-RB kembali menggelar kompetisi inovasi pelayanan publik pada tahun ini. Ini bukan menjadi yang pertama kali mengingat tahun lalu kompetisi serupa juga sudah dilaksanakan.

Dijelaskan Mira, untuk tahun 2015, telah terdaftar setidaknya 1.189 inovasi dari beberapa kementerian/lembaga, pemrov maupun pemkot. Dari jumlah tersebut nantinya akan dilakukan seleksi untuk mendapatkan yang terbaik.

"Ini luar biasa sekali, ada peningkatan jumlah pendaftar dari tahun lalu hanya 515 inovasi, saya hitung ini ada peningkatan 131 persen," tegas dia.

Pendaftaran untuk kompetisi pelayanan publik tersebut sudah dibuka sejak Desember 2014 dan telah ditutup pada awal Februari 2015. Saat ini, dari 1.189 inovasi tersebut telah terpilih 99 inovasi yang sedang melakukan seleksi menuju Top 50.

Nantinya, KemenPAN-RB akan memberikan penghargaan kepada siapa saja yang telah memenangkan kompetisi inovasi tersebut dengan dilanjutkan akan diikutsertakan dalam kompetisi pelayanan publik tingkat internasional yang diselenggarakan oleh PBB.

"Bagi yang tidak mengirimkan (inovasi), dapat teguran dari Pak Menteri, karena ini sifatnya wajib," tutup Mira. (Yas/Ndw)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2196827/tiap-tahun-pemda-wajib-ciptakan-satu-inovasi-publik

Analisi

KemenPAN-RB memiliki komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik terutama bagi para pekerja di birokrasi pemerintahan. Untuk itu, KemenPAN-RB mewajibkan bagi seluruh instansi pemerintahan untuk menciptakan inovasi baru dalam hal pelayanan publik.

Sering Hilang, Jaminan Kartu Perjalanan KRL Naik Jadi Rp 10 Ribu

Jakarta  PT KAI Comuter Jabodetabek mulai 1 April 2015 akan menaikkan jaminan kartu perjalanan KRL dari sebelumnya Rp 5.000 menjadi Rp 10 ribu.

Kenaikan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi tingkat kehilangan kartu perjalanan KRL untuk yang single trip yang diyakini hingga saat ini masih sangat tinggi.

"Kartu kami itu hilang 15 ribu kartu setiap hari, jadi setahun itu 5,2 juta kartu yang hilang. Dengan dinaikkan ini semoga orang jadi mikir dua kali kalau mau jadikan kartu single trip sebagai souvenir," tutur Direktur Utama KCJ M Fadhil di kantornya, Rabu (25/3/2015).

Dia menilai, selama ini para pengguna single trip tidak pernah menukarkan kartunya saat sampai di stasiun tujuan lebih dikarenakan panjangnya antrean penukaran jaminan.

Untuk itu, dengan dinaikkannya jaminan kartu tersebut diharapkan juga akan berdampak untuk peningkatan pengguna kartu multi trip.

Fadhil menilai meski jumlah kehilangan kartu single trip masih tinggi, namun setiap tahun mengalami penurunan. "Ini berarti ada hasil dari sosialisasi yang kita lakukan selama ini ke para penumpang," tegas Fadhil.

Untuk tahun 2015, pihaknya mengaku akan meningkatkan sosialisasi di setasiun-stasiun kepada masyarakat mengenai pentingnya kartu tersebut untuk dikembalikan ke KCJ‎. (Yas/Ndw)
Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2196910/sering-hilang-jaminan-kartu-perjalanan-krl-naik-jadi-rp-10-ribu
Analisis

1 April 2015 akan menaikkan jaminan kartu perjalanan KRL dari sebelumnya Rp 5.000 menjadi Rp 10 ribu. Kenaikan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi tingkat kehilangan kartu perjalanan KRL untuk yang single trip yang diyakini hingga saat ini masih sangat tinggi.

Pengembangan Bandara Syamsuddin Noor Dongkrak Ekonomi Regional

Jakarta - Bandara Syamsuddin Noor, Banjar Baru, Kalimantan Selatan akan segera dikembangkan pada pertengahan April 2015. Pengembangan bandara ini menghabiskan dana sekitar Rp 2,3 triliun.
Hal itu merupakan hasil rapat yang digelar Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Kepala Staf Angkatan Laut Laksama Madya TNI Ade Supendi, Direktur Utama PT Angkasa Pura I Tommy Soetomo, dan Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin.
Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Tommy Soetomo menjelaskan, pengembangan ini akan memakan waktu sekitar 2,5 tahun. Bila sudah selesai, diharapkan akan memberi dampak positif bagi ekonomi regional.
"Ini seperti telur dan ayam, dengan dibangunnya bandara, ekonomi regional berkembang," jelas Tommy, di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu (25/3/2015).
Tommy menuturkan, nilai investasi pembangunan bandara tersebut mencapai Rp 2,3 triliun. Bandara ini akan memiliki terminal seluas 110 ribu meter persegi dari 10 ribu meter yang ada, sehingga diproyeksikan dapat menampung penumpang hingga 12 juta orang tiap tahunnya.
"Jadi kita ingin bangun 10 atau 11 kalinya. Bisa muat untuk, sekarang penumpang di Banjarmasin sekitar 3,5 juta penumpang per tahun. Kita akan buat kapasitasnya 4 kalinya, tapi terminalnya bisa 10 kalinya," kata Tommy.
Pengembangan Bandara Syamsuddin Noor sebelumnya terhalang karena kendala pembebasan lahan. Namun, saat ini pembebasan yang sudah berjalan hingga 2,5 tahun ini pun telah mencapai 80 persen. Sedangkan, sisa lahan yang belum dibebaskan akan dilakukan dengan menggunakan mekanisme kompensasi.
Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Ariffin menambahkan, masalah pembebasan lahan selama ini terjadi karena adanya salah paham terkait status lahan. Rudy menuturkan, TNI AU mencatat lahan tersebut sebagai investaris kekayaan negara, sedangkan pemda mencatat lahan sebagai kekayaan daerah.
"Sekarang ada kesepahaman, TNI AU akan meminta kepada kementerian keuangan untuk menghapus dari aset inventaris kekayaan negara, kemudian nanti pemda memberikan kompensasi yang sepadan dengan itu untuk dipergunakan untuk kegiatan personelnya," kata Rudy.
Namun, setelah pertemuan ini dilakukan, kesalah pahaman antara sejumlah pihak itu pun telah diselesaikan. Menteri Perhubunan Ignasius Jonan menuturkan, saat ini sudah ada kesepakatan antara TNI AU, warga Kalimantan Selatan dan AP I.
"Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla memutuskan untuk segera bandara di Banjar Baru Syamsuddin Noor mulai dibangun, kalau bisa di pertengahan April. Groundbreakinglah di pertengahan April. Jadi sudah ada kesepakatan antara TNI AU, warga Kalsel, dan AP I," tandas Jonan. (Silvanus A/Ahm)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2196846/pengembangan-bandara-syamsuddin-noor-dongkrak-ekonomi-regional
Analisis
Pengembangan bandara ini menghabiskan dana sekitar Rp 2,3 triliun. Hal itu merupakan hasil rapat yang digelar Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Kepala Staf Angkatan Laut Laksama Madya TNI Ade Supendi, Direktur Utama PT Angkasa Pura I Tommy Soetomo, dan Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin.

MANAJEMEN USAHA PERCETAKAN

Manajemen produksi
            Salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran dalam mengkoordinasikan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan. Dalam mengatur kegiatan ini perlu dibuat keputusan yang berhubungan dengan usaha-usaha yang bersangkutan.

Aspek-aspek manajemen produksi, meliputi: 
  • ·         Perencanaan produksi 
  • ·         Pengendalian produksi
  • ·         Pengawasan produksi

             Analisa SWOT adalah suatu metoda penyusunan strategi perusahaan atau organisasi yang bersifat satu unit bisnis tunggal. Ruang lingkup bisnis tunggal tersebut dapat berupa domestik maupun multinasional. SWOT itu sendiri merupakan singkatandari Strength (S), Weakness (W), Opportunities (O), dan Threats (T) yang artinyakekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman atau kendala, dimana yang secarasistematis dapat membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor luar (O dan T) danfaktor didalam perusahaan (S dan W). Kata-kata tersebut dipakai dalam usahapenyusunan suatu rencana matang untuk mencapai tujuan baik untuk jangka pendekmaupun jangka panjang.Tahap awal proses penetapan strategi adalah menaksir kekuatan, kelemahan,kesempatan, dan ancaman yang dimiliki organisasi. Analisa SWOT memungkinkanorganisasi memformulasikan dan mengimplementasikan strategi utama sebagaitahap lanjut pelaksanaan dan tujuan organiasasi, dalam analisa SWOT informasidikumpulkan dan dianalisa. Hasil analisa dapat menyebabkan dilakukan perubahanpada misi, tujuan, kebijaksanaan, atau strategi yang sedang berjalan.Dalam penyusunan suatu rencana yang baik, perlu diketahui daya dan dana yangdimiliki pada saat akan memulai usaha, mengetahui segala unsur kekuatan yangdimiliki, maupun segala kelemahan yang ada. Data yang terkumpul mengenai faktor-faktor internal tersebut merupakan potensi di dalam melaksanakan usaha yangdirencanakan.Dilain pihak perlu diperhatikan faktor-faktor eksternal yang akan dihadapi yaitupeluang-peluang atau kesempatan yang ada atau yang diperhatikan akan timbul danancaman atau hambatan yang diperkirakan akan muncul dan mempengaruhi usaha yang dilkaukan.Dapat disimpulkan bahwa analisis SWOT adalah perkembangan hubungan atauinteraksi antar unsur-unsur internal, yaitu kekuatan dan kelemahan terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang dan ancaman.

·         Kekuatan Diri(Strengths)
            Usaha kami memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan perusahaan lain yaituselain menjual produk yang diperoleh dari suplier yaitu perusahaan lain kami jugamemproduksi produk kami sendiri dengan pertimbangan desainnya unik dan jumlahnya terbatas jadi menjamin eksklusifitas. Produk unggulan yang kamiproduksi sendiri adalah pakaian, asesoris, dan pernak-pernik seputar film, game,anime, dan komik.
·         Kelemahan Diri(Weakness)
            Keadaan tren yang berubah dengan sangat cepat memaksa perusahaan agar dapatmengikuti perubahan tren tersebut agar perusahaan tidak kehilangan konsumennyadan mengalami penurunan jumlah penjualan.


·         Peluang usaha,
 Sablon digital dan tinta semakin banyaknya bisnis usaha yang bergerak di bidangusaha, sablon digital dan tinta. bisnis ini semakin berkembang dengan pesat, kitamenyadari kebutuhan sandang dan usaha saling berkaitan serta membutuhkan satudengan lainnya. contoh : saat kita membuka usaha sablon digital ada perusahaan /toko yang ingin membuat banner / spanduk serta sablon lainnya lalu toko tersebutakan melakukan order ke perusahaan kita. yang ditekankan mencari peluang usaha, sablon digital dan tinta kita dituntutmengerti dahulu usaha apa yang akan dikembangkan dan tidak akan pernah matiusaha tersebut dan semakin dibutuhkan di kemudian hari, misal bisnis pulsa atau jual handphone merupakan salah satu contoh bisnis usaha yang semakin dibutuhkansetiap orang untuk berkomunikasi dan tidak akan ada habisnya, tetapi apakahpeluang usaha seperti ini dapat menjanjikan keuntungan? jawabannya bisa andatanyakan sendiri karena usaha tersebut hampir jarak 50 meter orang memiliki usahatersebut dan kita bersaing sangat ketat tetapi ketika kita melihat peluang yang sangat besar bisnis tersebut bisa menjadi pilihan.Berbeda dengan peluang usaha, sablon digital dan tinta yang membedakan adalahmasih sedikitnya orang yang bergelut di bidang sablon, digital dan tinta sertapeluang usaha seperti ini dapat menjadikan keuntungan yang besar denganpengelolaan dan manajemen yang baik. modal yang diperlukan juga tidak sangat besar dengan merintis usaha dan melihat peluangnnya bisnis ini bisa menjadi besardan berkembang.
·         Ancamaan Usaha
            Ancaman utama yang dihadapi oleh usaha ini adalah perusahaan-perusahaan besar yang telah dikenal oleh masyarakat. Perusahaan-perusahaan tersebut mempunyai mangsa pasar yang sangat besar serta mempunyai nama dan lebih dikenal dimasyarakat. Kegiatan produksi mereka dibiayai dengan biaya yang besar dandikelola dengan sistem manajemen yang baik, mempergunakan peralatan modernsehingga mampu menghasilkan produk yang baik, dan memiliki bisnis grosir denganprosentase besar. Namun ancaman ini merupakan faktor pendorong dalammenjalankan usaha agar lebih giat dalam berproduksi, selalu meningkatkan danmempertahankan mutu, kekhasan dan kualitas supaya dapat merebut segmen pasardan konsumen tidak berpaling pada produk lain.
·         Pasar yang dibidik 
            Segmentation : Pelajar, mahasiswa, semua kalanganTargetting : Pelajar ( Sekolah dan mahasiswa )Umum (Event Organizier, masyarakat)Positioning :-Tempat harus strategis, nyaman dan menyenangkanBisnis yang kami susun merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang jasapercetakan.Kami menawarkan jasa percetakan diantaranya cetak spanduk, kartunama, sablon baju, jaket, umbul-umbul.

Sumber: http://www.academia.edu/5326228/ARTIKEL_MANAJEMEN_USAHA_PERCETAKAN
Analisis

            Setiap perusahaan yang mendirikan usaha atau setiap orang yang ingin berwirasusaha harus memahami strategi pasar yang baik, dan bagaimana cara mempromosikan pruduknya. Selain itu perusahaan harus bisa mengikuti tren model yang terus menerus berkembang. Harus selalu bisa berinovasi dalam prodak maupun jasa yang ditawarkan.

Pemerintah Siapkan bantuan Subsidi Rp4 Juta untuk Program Perumahan


PONTIANAK – Dalam rangka merealisasikan program 1 juta rumah untuk tahun ini, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mempermudah masyarakat mendapatkan rumah.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, Pemerintah akan memberikan bantuan subsidi Rp4 juta untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk membeli rumah bersubsidi.
Selain itu, Bank BTN sebagai penyedia fasilitas pinjaman juga akan menerapkan uang muka sebesar 1 persen untuk pembelian KPR. Basuki menyebut bantuan-bantuan tersebut akan dapat direalisasikan pada bulan April mendatang.
“Itu Rp4 juta berupa uang cash. Kemudian juga ini yang DP 1 persen bisa mengikuti itu. Positif April ini mulai,” tutur Basuki di Pontianak, Minggu (22/3/2015).
Basuki menyebut, pemerintah telah menganggarkan sebesar Rp220 milyar dana APBN 2015 untuk program tersebut.
Sementara ditempat dan waktu yang sama, Direktur Utama BTN Marjono mengatakan, sebenarnya program DP 1 persen sudah diluncurkan pada bulan Maret. Namun untuk saat ini masih diprioritaskan hanya untuk rusunami.
“Karena rusunami ini perumahan yang betul-betul layak. Kemudian kebutuhannya mendesak bagi masyarakat perkotaan dan juga bebas banjir,” kata Marjono.
Kendati demikian, pihaknya juga akan memberikan pertimbangan kepada daerah yang tidak diharuskan membangun rusunami. Untuk daerah tersebut maka dapat dinikmati untuk pembelian rumah tapak.
“Contoh Pontianak, misalnya daerah Ketapang juga. Itukan dimasukkan tidak harus bangun rusunami, maka bisa 1 persen,” tukasnya.
(rzy)
Sumber : http://economy.okezone.com/read/2015/03/22/470/1122539/pemerintah-siapkan-bantuan-subsidi-rp4-juta-untuk-program-perumahan
Analisis :
Pemerintah memiliki program 1  juta rumah pada tahun ini, mereka akan memberikan bantuan subsidi sebesar 4 juta rupiah untuk membeli rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, Bank BTN juga akan menerapkan uang muka sebesar 1 persen untuk pembelian KPR. Diharapkan adanya dana APBN 2015 sebesar 220 milyar tersebut digunakan secara tepat seperti seharusnya, tidak ada penyelewengan dana sehingga kehidupan masyarakat Indonesia akan semakin baik.